1. Star Stowe

Karir mantan pacar Gene Simmons ini memang luar biasa saat menjadi gadis Playboy. Namun semua tak bertahan lama. Saat karirnya meredup, Star Towe malah banting setir sebagai pelacur. 16 Maret 1997, dia ditemukan tak bernyawa dalam kondisi setengah telanjang.
Mayatnya dibuang begitu saja di semak-semak. Melihat banyaknya kematian tak terduga saat itu, polisi menduga bahwa Star adalah salah satu korban pembunuhan berantai. Ironisnya, Star meninggal beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-41 tahun. So sad.
2. Marlyn Monroe

Siapa yang tidak kenal dengan simbol seks era 1950 hingga 1960 ini. Dia adalah orang pertama yang tampil di majalah Playboy edisi Desember 1953, dan dikenal sebagai wanita tercantik di dunia saat itu. Kematian Marilyn Monroe memang masih jadi misteri hingga kini. Walau ada dugaan dia meninggal akibat overdosis, namun tak ada yang yakin apa penyebab kematiannya. Dia meninggal 5 Agustus 1962.
3. Anna Nicole Smith

Hingga kini, kematian Anna Nicole Smith menjadi hal yang tak terlupakan. Pasalnya, tak ada yang tahu pasti penyebab kematian penggemar Marilyn Monroe ini. Dia ditemukan tak bernyawa di hotel Minole Hard Rock. Ditemukan sejumlah resep obat di sekitar jenazah, namun polisi tak yakin dia meninggal akibat overdosis. Seperti idolanya, Marilyn, wanita ini juga terlibat banyak skandal dan kontroversi semasa hidupnya. Dia pun juga pergi saat berada di puncak popularitas.
4. Jayne Mansfield

Kepala Jayne Mansfield dikabarkan terpenggal dalam kecelakaan yang terjadi 28 Juni 1967. Mobil yang dikendarai bersama pacar dan anak-anak Jayne hancur gara-gara menabrak trailer traktor. Faktanya, sertifikat kematian menyebutkan bahwa kematian Jayne diakibatkan tulang yang hancur.
Polisi juga menyebutkan hanya sebagian kepalanya yang terpisah dari tubuh. Semasa hidupnya, wanita berambut blonde ini sempat dianugerahi gelar Playboy Playmate of the Month dan beberapa kali tampil bugil di majalah tersebut.
5. Jasmine Fiore

Jasmine Fiore ditemukan meninggal pada 15 Agustus 2009 dalam kondisi termutilasi. Mayatnya ditemukan dalam koper, dengan gigi dan jari-jarinya sudah hilang. Pembunuhnya diduga adalah Ryan Jenkins, mantan suami Jasmine, yang disebut-sebut sebagai psikopat. Beberapa hari setelah didakwa sebagai pembunuh, Ryan ditemukan tewas gantung diri di sebuah motel.
6. Yvette Vickers

Saat ditemukan, Yvette Vickers sudah jadi mumi di rumahnya yang berlokasi di Benedict Canyon. Susan Savage yang kebetulan memeriksa rumah itu pada 2 Mei 2011 menemukan tubuhnya sudah kering. Walaupun organ tubuhnya tidak diambil, namun mayat yang sudah kering itu nyaris tak bisa dikenali.
Rupanya, Yvette Vickers bahkan sudah meninggal setahun sebelum ditemukan. Semasa hidupnya, dia sempat membintangi film klasik seperti ATTACK OF THE GIANT LEECHES, SUNSET BOULEVARD dan ATTACK OF THE 50 FOOT WOMAN. Dia meninggal dalam usia 82 tahun.
7. Dorothy Stratten

Gadis yang bernama asli Dorothy Ruth Hoogstraten ditemukan tewas pada 14 Agustus 1980. Wanita 20 tahun ini dibunuh oleh suaminya sendiri, Paul Snider. Dorothy baru berusia 17 tahun saat pertama kali berpose bugil di majalah Playboy. Tak lama kemudian, dia menikah dengan Paul, walau tanpa restu orang tua.
Kecemburuan Paul pada pria-pria di sekitar Dorothy, termasuk Hugh Hefner, menjadi alasan pembunuhan ini. Wanita malang ini tewas setelah ditembak tepat di wajahnya. Belum puas membunuh, Paul menggantung tubuh Dorothy dan sempat berhubungan intim dengan mayatnya. Setelah itu, Paul pun bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.
Sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1950 oleh Hugh Hefner, hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 600 perempuan muda bertubuh seksi pernah menjadi cover majalah Playboy. Namun dari jumlah tersebut, tidak semuanya bisa masuk dalam kategori centerfold atau Playmate of the Month. Kabarnya, perempuan seksi yang masuk dalam kategori centerfold atau Playmate of the Month ini adalah perempuan pilihan yang dinilai editor Playboy layak menjadi bintang dalam edisi bulanan atau tahunan.

Namun sayangnya, ada kabar miring mengenai para perempuan seksi �milik� Hugh Hefner ini. Selain berusia pendek, kematian para perempuan ini selalu diliputi teka-teki. Selain Anna Nicole Smith yang meninggal di usia 39 tahun akibat over dosis, tercatat masih banyak mantan model majalah Playboy lain yang bernasib sama buruknya seperti Anna. �Kecelakaan mobil, kecelakaan pesawat, overdosis, bunuh diri dan dibunuh adalah serangkaian nasib naas yang merengut hidup gadis-gadis Playboy sebelum usia mereka menginjak 50 tahun,� demikian tulis reuters.com. �Sungguh mengerikan, ini seperti sebuah kutukan. Nasib mereka ternyata tidak secantik wajahnya,� ujar Peter Gowland, fotografer majalah Playboy pada tahun 1950an hingga 1960an.

Sebut saja aktris seksi Marilyn Monroe, yang pernah menjadi Playmate of the Month majalah Playboy untuk edisi awal, ditemukan tewas overdosis pil tidur pada 1962 di usianya yang ke-36. Menyusul kemudian Jayne Mansfield. Perempuan berusia 34 tahun ini pernah menjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1967. Ia ditemukan tewas dalam kecelakaan mobil pada tahun yang sama. Kemudian Paige Young yang pernah manjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1968. Ia ditemukan tewas di apartemennya pada tahun 1974 karena over dosis. Nasib tragis juga menimpa Eve Meyer, Playmate of the Month majalah Playboy tahun 1955 ini meninggal pada tahun 1977 dalam tabrakan pesawat naas saat akan take-off di Tenerife, Pulau Canary. Saat itu Eve telah berusia 46 tahun.
Pada tahun 1980, kematian Dorothy Stratten merupakan kematian gadis Playboy yang paling banyak mengundang perhatian. Dorothy menjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1980. Ia meninggal karena ditembak suaminya ketika usianya baru menginjak 20 tahun. Kemudian pada tahun 1997, Ellen Louise Maligo, ditemukan meninggal akibat bunuh diri dengan meminum pil tidur di usianya yang ke 40.
Tonya Crews, Carol Willis dan Claudia Jennings, ketiganya terpilih sebagai Playmate of the Year tahun pada tahun 1970. Anehnya, ketiganya tewas dalam waktu yang hampir bersamaan dengan cara yang sama, yaitu kecelakaan mobil. Saat itu ketiganya masih berusia 20 tahun. Pada tahun 2002, Elisa Bridges ditemukan tewas di kamar tidurnya pada usia 28 tahun akibat over dosis.
Dalam bukunya yang berjudul The Playmate Book: Six Decades of Centerfolds, Gretchen Edgren, penulis yang juga pernah menjadi editor di majalah Playboy ini mengatakan bahwa sangat disayangkan karena gadis-gadis Playboy ini meninggal diusia yang masih sangat muda dan dengan cara yang tidak wajar.
Sejarah Majalah Playboy � Nama majalah ini pada awalnya adalah �Stag Party� dan tidak mempunyai hubungan sama sekali dengan majalah outdoor �Stag� yang lebih dahulu terbit. Pemilik majalah Stag mengontak Hugh Hefner dan menginformasikan bahwa mereka akan melindungi nama majalah mereka melalui jalur hukum. Hefner dan Eldon Sellers, yang kemudian menjadi wakil presiden eksekutif, lalu bertemu untuk mendiskusikan nama baru. Ibu Sellers kebetulan pernah bekerja untuk perusahaan mobil Playboy Automobile Company di Chicago. Perusahaan ini berumur pendek dan kemudian bangkrut. Sellers pun menyarankan agar majalah baru ini diberi nama Playboy.
Edisi perdananya yang terbit pada bulan Desember 1953 di Amerika, tidak mempunyai tanggal karena Hefner tidak yakin bisa menerbitkan edisi kedua. Hefner tidak mempunyai cukup uang untuk membayar model berpose di Playboy, jadi ia membayar hak cipta photo-photo wanita cantik dari kalender untuk ditampilkan di majalahnya. Photo kalender artis Marilyn Monroe menjadi sampul majalah edisi perdana dan dengan cepat menjadi sensasi. Majalah ini habis terjual dalam hitungan minggu. Sirkulasi pertamanya mencapai 53,991 eksemplar dengan harga satuan 50 sen (dalam dollar Amerika).
Model yang berpose untuk majalah Playboy dikenal dengan nama �Playmate�. Pada awal awal penerbitan Playboy, pose pose Playmate yang �nakal� disampaikan dengan halus dengan menggambarkan muka terkejut para model, tertangkap basah sedang berganti pakaian atau keluar dari kamar mandi dengan bagian bagian tertentu masih tertutup.
Sesuai dengan perkembangan zaman, pada tahun 1970-an dimana peran wanita berubah dan emansipasi sering kumandangkan, pose Playmate Playboy semakin berani dan menantang.
Tahun 1971 adalah edisi dimana untuk pertamakalinya Playboy menerbitkan foto Playmate, Liv Lindeland, dalam pose yang memperlihatkan rambut kelamin.
Foto-foto bugil di Playboy biasanya dianggap sebagai pornografi masih dikategorikan sebagai softcore, dibandingkan dengan penggunaan photo yang lebih hardcore eksplisit yang mengandung pornografi oleh majalah porno pesaing Playboy seperti Penthouse, yang mulai muncul di era 1970-an sebagai respon dari suksesnya Playboy.
Sebagai perbandingan, bayaran �Playmate Bulan Ini� pada tahun 1960�1963 adalah US$500, dan mulai tahun 1990 angkanya mencapai US$20,000. Untuk �Playmate Tahun Ini� pada tahun 1960�1963 bayarannya adalah US$500 plus bonus US$250 dan pada tahun 1982-1997 bayarannya mencapai US$100,000 dan sebuah mobil.
Edisi Playboy yang paling banyak terjual adalah edisi November 1972 dan terjual sebanyak 7.161.561 eksemplar dengan cover, Pam Rawling, photographer Rowland Scherman, dan gambar dengan menggunakan halaman terlipat dengan model Lena Soderberg.
Logo kepala kelinci Playboy yang terkenal, baru muncul pada edisi kedua. Hefner berkata bahwa kelinci dipilih untuk logo karena konotasi seksualnya yang menjadi lelucon di masyarakat, juga karena kelinci terkenal nakal, serta merupakan binatang favorit untuk diajak bermain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar